Kenapa Orang Indonesia Mulai Beli Properti di Luar Negeri?

Edy Santoso

Investasi Properti Luar Negeri

Bayangkan Anda punya apartemen di Melbourne, disewakan ke mahasiswa lokal, sambil Anda sendiri tetap menjalankan bisnis dari Surabaya. Setiap bulan, sewa masuk dalam Dolar Australia. Kalau Rupiah melemah, nilai aset Anda justru naik dalam pembukuan. Bukan skenario fiksi — ini strategi nyata yang sedang dijalankan oleh ribuan investor Indonesia saat ini.

Di kuartal pertama 2025 saja, lebih dari US$ 4,3 miliar dana mengalir keluar dari Indonesia dalam kategori investasi real estat dan aset pelindung nilai di luar negeri.¹ Angka itu bukan hasil panik, bukan pula gaya-gayaan. Ini adalah respons kalkulatif dari kalangan yang sudah matang secara finansial, dan memahami bahwa pasar domestik — meski masih punya potensi — tidak lagi cukup untuk menopang pertumbuhan kekayaan jangka panjang.

Jawabannya bukan satu hal, tapi tiga — dan ketiganya sama-sama kuat.

Tiga Alasan Sebenarnya Mereka Keluar

1. Lindung Nilai Mata Uang

Portofolio investor kelas atas Indonesia umumnya sangat terkonsentrasi pada aset berdenominasi Rupiah. Kalau ada guncangan ekonomi — depresiasi kurs, perubahan kebijakan fiskal, tekanan eksternal — semua aset bisa terdampak sekaligus tanpa penyeimbang.

Dengan memiliki aset berdenominasi AUD, SGD, GBP, atau USD, investor secara otomatis menciptakan natural hedge. Ketika Rupiah melemah, nilai konversi aset luar negeri justru menguat dalam pembukuan berbasis Rupiah. Ini bukan spekulasi mata uang — ini manajemen risiko portofolio yang paling mendasar.

2. Kepastian Hukum

Pasar properti di Australia, Inggris, atau Singapura beroperasi di atas sistem pendaftaran tanah yang sangat presisi, dengan data harga historis yang terbuka untuk publik, dan proses transaksi yang diatur ketat oleh profesional tersertifikasi. Tidak ada sengketa sertifikat ganda, tidak ada mafia tanah, tidak ada kejutan regulasi tata ruang yang datang tiba-tiba.

Kepastian ini bukan sekadar kenyamanan — ini secara langsung melindungi strategi keluar (exit strategy) investor. Di pasar yang transparan, Anda bisa merencanakan penjualan dengan margin kesalahan valuasi yang sangat minim.

3. Perencanaan Keluarga Antargenerasi

Ini mungkin motif yang paling underrated. Sekitar 21–55% pembeli properti Indonesia di luar negeri menyebut rencana pendidikan anak sebagai alasan utama.⁴ Daripada membayar sewa apartemen di Melbourne atau London selama empat hingga enam tahun masa kuliah — yang totalnya bisa mencapai ratusan juta Rupiah — keluarga HNWI memilih membeli unit di dekat kampus. Properti itu menyediakan tempat tinggal sekaligus bekerja sebagai instrumen investasi yang diproyeksikan bisa dijual kembali saat lulus dengan capital gain yang solid.

Ke Mana Mereka Pergi?

🇦🇺 Australia — Favorit Nomor Satu, Tapi Makin Diperketat

Australia menguasai sekitar 39% minat pembeli properti Indonesia di luar negeri.⁴ Alasannya jelas: penerbangan langsung, universitas kelas dunia, sistem hukum yang familiar, dan komunitas diaspora yang besar di Sydney, Melbourne, Brisbane, dan Perth.

Tapi lanskap regulasinya berubah drastis. Sejak April 2025, pemerintah federal Australia secara resmi melarang warga negara asing membeli established dwellings (properti bekas/eksisting) — dan larangan ini diperpanjang hingga 30 Juni 2029 melalui Budget 2026–27.⁵ Investor Indonesia kini hanya boleh membidik properti baru, off-the-plan dari developer, atau tanah kosong dengan kewajiban membangun dalam 4 tahun.⁶

Di atas itu, ada biaya tambahan yang perlu diperhitungkan: foreign buyer stamp duty surcharge 4–5,5% di atas bea materai reguler, biaya pengajuan FIRB, hingga annual vacancy fee jika unit dibiarkan kosong lebih dari 183 hari per tahun.⁶

Sydney kini masuk daftar kota paling tidak terjangkau kedua di dunia dengan median price-to-income ratio menyentuh 13,8.⁷ Artinya, untuk masuk ke pasar ini, Anda memang butuh modal yang cukup besar — dan strategi yang tepat untuk menghindari jebakan regulasi.

🇸🇬 Singapura — Safe Haven Tertinggi, Untuk yang Benar-Benar Siap

Singapura adalah definisi pasar safe haven Asia Pasifik: nol pajak capital gain, infrastruktur perbankan kelas dunia, dan SGD yang sangat stabil. Tidak heran lebih dari 3.400 HNWI baru memilih relokasi ke sini pada 2023 saja.⁸

Tapi ada satu angka yang perlu Anda pahami sebelum melangkah lebih jauh: ABSD 60%.

Additional Buyer's Stamp Duty untuk warga negara asing saat ini berada di level 60% dari harga transaksi — naik drastis dari 30% sebelum April 2023, dan berlaku efektif hingga 2026.⁹ Artinya, kalau Anda membeli apartemen seharga SGD 3 juta, Anda menyetor SGD 1,8 juta langsung ke negara, di luar harga propertinya sendiri.

Dampaknya terhadap pasar sangat nyata. Setelah ABSD 60% diberlakukan, transaksi properti oleh pembeli asing di Q2 2023 langsung anjlok 59,2% secara kuartal — dari 265 unit di Q1 menjadi hanya 108 unit di Q2 2023.¹⁰

Imbal hasil sewa di Singapura pun hanya sekitar 3,13% rata-rata komposit.¹¹ Jadi kenapa masih ada yang beli? Karena bagi investor kelas ultra-HNWI yang mengoperasikan family office, ABSD 60% itu dianggap sebagai "premi asuransi" untuk melepaskan rantai kekayaan dari yurisdiksi yang rentan devaluasi. Mereka tidak menghitung dari margin sewa — mereka menghitung dari ketahanan aset jangka panjang.

Satu hal yang menarik: suku bunga KPR Singapura saat ini sedang di titik sangat rendah. Referensi SORA (Singapore Overnight Rate Average) turun ke kisaran 1,18% di awal 2026, membawa KPR tetap ke level 1,4–1,8% per tahun.¹² Bandingkan dengan floating rate KPR Indonesia yang bisa menyentuh 12%.

🇲🇾 Malaysia — Paling Ramah Regulasi, Fokus ke KL dan Penang

Di antara destinasi utama, Malaysia menawarkan kerangka regulasi paling liberal untuk investor asing di kawasan ASEAN. Warga negara asing boleh memiliki properti dengan status freehold atas nama sendiri — tanpa perlu struktur perusahaan bayangan atau sertifikat terbatas seperti di beberapa negara tetangga.

Ambang harga minimum untuk investor asing saat ini dipatok di RM 1 juta (sekitar USD 230.000) untuk Kuala Lumpur dan sebagian besar wilayah administratif utama, dengan stamp duty flat 4% untuk pembeli asing.¹³ Kalkulasi biaya masuk jauh lebih bisa diprediksi dibandingkan Australia atau Singapura.

Kuala Lumpur menjadi pilihan utama untuk investor yang berorientasi pada yield dan mobilitas bisnis. Kawasan Lembah Klang menawarkan kondominium premium dengan pasar sekunder yang relatif likuid, didukung oleh ekosistem korporasi dan ekspatriat yang terus tumbuh.

Pulau Penang menarik segmen yang berbeda — investor yang juga merencanakan penggunaan pribadi atau masa pensiun. Pasar properti Penang memiliki karakter tersendiri: lebih tenang, komunitas internasional yang established, dan harga yang masih reasonable. Untuk properti tapak (landed), ambang minimum lebih tinggi di RM 3 juta, tapi untuk unit apartemen tetap di RM 1 juta.¹³

🇬🇧 United Kingdom — London dan Manchester untuk Horizon Panjang

London adalah pasar properti yang beroperasi di level tersendiri. Prime Central London tidak hanya dipengaruhi metrik lokal — ia digerakkan oleh arus modal institusional antarbenuua yang menjadikannya setara gold standard penyimpan nilai aset. Kota-kota lain seperti Manchester juga terus tumbuh sebagai alternatif yang jauh lebih terjangkau, dengan yield lebih kompetitif dan populasi mahasiswa besar — cocok untuk strategi student accommodation.

Namun, rezim perpajakan UK perlu dipahami dengan sangat serius. Per Oktober 2024, Stamp Duty Land Tax (SDLT) untuk pembeli non-residen asing yang membeli properti tambahan kini berlapis tiga komponen: tarif standar + surcharge 5% untuk properti kedua (naik dari 3%, berlaku efektif 31 Oktober 2024) + surcharge 2% untuk pembeli non-residen UK.¹⁴ ¹⁵

Gabungan ketiganya menghasilkan beban pajak sebagai berikut:

Nilai Properti

Tarif SDLT Gabungan (Non-Residen + Properti Kedua)

£0 – £125.000

7% (0% standar + 5% properti kedua + 2% non-residen)

£125.001 – £250.000

9% (2% + 5% + 2%)

£250.001 – £925.000

12% (5% + 5% + 2%)

£925.001 – £1,5 juta

17% (10% + 5% + 2%)

Di atas £1,5 juta

19% (12% + 5% + 2%)

Sumber: GOV.UK & HMRC, berlaku per 31 Oktober 2024¹⁴ ¹⁵

Beban ini memposisikan properti UK sebagai instrumen long-term wealth preservation — bukan untuk investor yang berencana menjual kembali dalam 2–3 tahun. Tapi untuk horizon 10 tahun ke atas, kombinasi apresiasi aset, stabilitas hukum, dan penguatan GBP terhadap IDR menjadikannya sangat kompetitif secara total return.

Yield Rendah, Tapi Masuk Akal

Salah satu paradoks paling menarik dari tren ini: investor Indonesia rela menerima yield sewa 3–4% di luar negeri, padahal di Jakarta gross yield apartemen rata-rata bisa mencapai 7–12% tergantung lokasi dan segmen.¹⁶ Kenapa?

Karena yield bukan satu-satunya komponen pengembalian. Dalam horizon 5–10 tahun, total return dari properti luar negeri terdiri dari: apresiasi nilai aset yang didukung fundamental kuat, yield sewa yang stabil, dan penguatan nilai tukar mata uang asing terhadap Rupiah. Gabungkan ketiganya, dan secara matematis pilihan itu jauh lebih masuk akal dari sekadar mengejar angka yield yang besar di pasar dengan harga aset yang stagnan.

Penutup

Ini bukan fenomena orang kaya yang membuang uang ke luar negeri. Ini adalah respons rasional — bahkan sangat terstruktur — terhadap ekosistem domestik yang belum mampu memberikan kombinasi antara kepastian hukum, ketahanan nilai aset, dan efisiensi pembiayaan dalam satu paket yang setara.

Pertanyaan yang lebih tepat bukan kenapa mereka pergi, tapi apa yang dibutuhkan agar pasar domestik bisa menawarkan proposisi yang sama kompetitifnya — bagi investor yang sebenarnya lebih suka bermain di kandang sendiri.

Catatan Sumber

¹ Laporan Arus Modal Keluar Bank Indonesia, Q1 2025 — data kategori investasi lain (other investments) termasuk akuisisi real estat luar negeri, emas, dan instrumen safe-haven.

² Bank Indonesia — Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Triwulan III 2025, dirilis 7 November 2025. → bi.go.id — Siaran Pers SHPR Q3 2025

³ Rentang suku bunga KPR floating rate berdasarkan data Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) bank umum nasional + margin risiko, periode 2025. Referensi: publikasi SBDK OJK dan bank-bank domestik besar.

⁴ Survei sentimen pembeli properti luar negeri asal Indonesia — Rumah.com & lembaga riset properti regional, 2024/2025.

Australian Taxation Office (ATO)Foreign investment: extending the ban on foreign purchases of established dwellings, Budget 2026–27. → ato.gov.au — Banning foreign purchases of established dwellings

Foreign Investment Review Board (FIRB) / ATOResidential land: foreign investment in Australia, termasuk ketentuan vacant land, annual vacancy fee (183 hari), dan foreign stamp duty surcharge. → foreigninvestment.gov.au — Residential land

Demographia International Housing Affordability edisi 2026 — analisis 94 kota dari 8 ekonomi terbesar dunia, median price-to-income ratio Sydney 13,8.

⁸ Laporan migrasi kekayaan global 2023 — Henley & Partners / New World Wealth, data relokasi HNWI ke Singapura.

Inland Revenue Authority of Singapore (IRAS)Additional Buyer's Stamp Duty (ABSD), tarif 60% untuk warga negara asing efektif 27 April 2023, berlaku hingga 2026. → iras.gov.sg — ABSD

¹⁰ Data URA Caveats — volume transaksi properti oleh pembeli asing Q1–Q2 2023, dikutip dari analisis pasar Singapura pasca-ABSD 60%. → dollarbackmortgage.com — How to Avoid ABSD

¹¹ Indeks imbal hasil sewa (gross rental yield) properti residensial Singapura rata-rata komposit Q4 2025 — data kompilasi dari URA dan platform properti Singapura.

¹² Data SORA (Singapore Overnight Rate Average) majemuk 3 bulan — Monetary Authority of Singapore (MAS), Januari 2026. KPR tetap bank komersial Singapura di rentang 1,4–1,8% per tahun.

¹³ Kerangka regulasi properti asing Malaysia — Belanjawan 2026 & kebijakan ambang harga minimum per negara bagian: Kuala Lumpur (Wilayah Persekutuan): RM 1 juta untuk strata dan landed. Pulau Penang: RM 1 juta (strata) / RM 3 juta (landed/rumah tapak). Stamp duty flat 4% untuk pembeli asing berdasarkan revisi Belanjawan 2026.

¹⁴ GOV.UK / HMRCRates of Stamp Duty Land Tax for non-UK residents — surcharge 2% untuk pembeli non-residen UK, berlaku sejak 1 April 2021. → gov.uk — SDLT non-UK residents

¹⁵ GOV.UKStamp Duty Land Tax rates: 31 October 2024 — kenaikan surcharge properti kedua/investasi dari 3% menjadi 5%, efektif 31 Oktober 2024 (Autumn Budget 2024). → gov.uk — SDLT rates October 2024

¹⁶ Global Property GuideGross rental yields in Indonesia, Q3 2025. Rata-rata nasional 7,15%, dengan rentang Jakarta 3,86%–13,34% tergantung lokasi dan tipe unit. → globalpropertyguide.com — Indonesia rental yields

Artikel ini disusun berdasarkan data publik dari Bank Indonesia, FIRB Australia, IRAS Singapura, GOV.UK/HMRC, serta laporan Knight Frank dan Savills 2025/2026. Seluruh angka bersifat indikatif dan dapat berubah sewaktu-waktu. Bukan merupakan rekomendasi investasi.

Disclaimer.

  1. Informasi Developer
    Informasi mengenai pengembang disajikan berdasarkan data dan materi resmi yang diperoleh dari pihak developer terkait. Properti Studio berperan sebagai konsultan dan perantara pemasaran, bukan sebagai pihak pengembang atau pemilik proyek.

  2. Lokasi dan Akses Kawasan
    Informasi lokasi, akses jalan, serta fasilitas di sekitar kawasan disampaikan sebagai gambaran umum. Jarak, estimasi waktu tempuh, dan kemudahan akses dapat berbeda tergantung kondisi lalu lintas, rute perjalanan, dan situasi lapangan saat kunjungan.

  3. Fasilitas Kawasan
    Seluruh ilustrasi, render 3D, foto, maupun visual fasilitas kawasan bertujuan sebagai representasi konsep. Realisasi fasilitas mengikuti perencanaan dan ketentuan pengembang serta dapat mengalami penyesuaian dalam proses pembangunan.

  4. Alasan Membeli dan Informasi Pemasaran
    Uraian manfaat, keunggulan kawasan, dan alasan pembelian disusun sebagai informasi pemasaran yang bersifat umum dan tidak dimaksudkan sebagai jaminan hasil investasi, kenaikan nilai, atau keuntungan tertentu di masa depan.

  5. Tipe-Tipe Unit dan Spesifikasi
    Data tipe unit, luas bangunan, luas tanah, jumlah ruangan, serta spesifikasi lainnya mengacu pada informasi awal dari pengembang. Spesifikasi dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan teknis, regulasi, dan ketersediaan unit.

  6. Harga dan Estimasi Cicilan
    Informasi harga mulai dan estimasi cicilan disampaikan sebagai ilustrasi berdasarkan asumsi umum, program pembiayaan tertentu, dan simulasi perbankan. Nilai aktual dapat berbeda tergantung tipe unit, skema pembayaran, suku bunga, tenor, serta kebijakan bank yang berlaku. Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

  7. Program Promosi dan Fasilitas Pembelian
    Seluruh program promosi, subsidi, dan fasilitas pembelian mengikuti syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh pengembang dan/atau mitra perbankan. Ketersediaan program dapat berbeda pada setiap unit, periode, dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

  8. Proses Transaksi dan Legalitas
    Seluruh proses transaksi, termasuk Akta Jual Beli (AJB), balik nama, sertifikasi, dan pengurusan legal lainnya dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan melibatkan pihak berwenang seperti notaris dan bank terkait.

  9. Konsultasi dan Informasi Lanjutan
    Informasi yang ditampilkan di halaman ini bersifat informatif. Untuk detail yang lebih akurat dan terkini, calon pembeli disarankan melakukan konfirmasi langsung melalui tim Properti Studio sebelum mengambil keputusan.


Properti

Urusan Properti. Simpel.

Agen properti profesional dengan spesialisasi digital marketing dan iklan online. Dari mencari hingga menjual, kami membantu pemilik dan calon pembeli properti melewati setiap langkah dengan mudah — karena jual beli properti memang bisa dibikin simpel.

Jalan Sriwijaya 42

Surabaya, Jawa Timur

Indonesia

powered by.

Dikelola oleh Edy Santoso | Agen Galaxy Property · PT Galaxy Putra Prima · Anggota AREBI No. 1239-SP/DPP-AREBI/1/2026 · ID Agen: 005-00016 · Sertifikasi LSP No. BPT 255 00407 2020

@ 2026 Properti Studio. All Right Reserved.

Disclaimer.

  1. Informasi Developer
    Informasi mengenai pengembang disajikan berdasarkan data dan materi resmi yang diperoleh dari pihak developer terkait. Properti Studio berperan sebagai konsultan dan perantara pemasaran, bukan sebagai pihak pengembang atau pemilik proyek.

  2. Lokasi dan Akses Kawasan
    Informasi lokasi, akses jalan, serta fasilitas di sekitar kawasan disampaikan sebagai gambaran umum. Jarak, estimasi waktu tempuh, dan kemudahan akses dapat berbeda tergantung kondisi lalu lintas, rute perjalanan, dan situasi lapangan saat kunjungan.

  3. Fasilitas Kawasan
    Seluruh ilustrasi, render 3D, foto, maupun visual fasilitas kawasan bertujuan sebagai representasi konsep. Realisasi fasilitas mengikuti perencanaan dan ketentuan pengembang serta dapat mengalami penyesuaian dalam proses pembangunan.

  4. Alasan Membeli dan Informasi Pemasaran
    Uraian manfaat, keunggulan kawasan, dan alasan pembelian disusun sebagai informasi pemasaran yang bersifat umum dan tidak dimaksudkan sebagai jaminan hasil investasi, kenaikan nilai, atau keuntungan tertentu di masa depan.

  5. Tipe-Tipe Unit dan Spesifikasi
    Data tipe unit, luas bangunan, luas tanah, jumlah ruangan, serta spesifikasi lainnya mengacu pada informasi awal dari pengembang. Spesifikasi dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan teknis, regulasi, dan ketersediaan unit.

  6. Harga dan Estimasi Cicilan
    Informasi harga mulai dan estimasi cicilan disampaikan sebagai ilustrasi berdasarkan asumsi umum, program pembiayaan tertentu, dan simulasi perbankan. Nilai aktual dapat berbeda tergantung tipe unit, skema pembayaran, suku bunga, tenor, serta kebijakan bank yang berlaku. Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

  7. Program Promosi dan Fasilitas Pembelian
    Seluruh program promosi, subsidi, dan fasilitas pembelian mengikuti syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh pengembang dan/atau mitra perbankan. Ketersediaan program dapat berbeda pada setiap unit, periode, dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

  8. Proses Transaksi dan Legalitas
    Seluruh proses transaksi, termasuk Akta Jual Beli (AJB), balik nama, sertifikasi, dan pengurusan legal lainnya dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan melibatkan pihak berwenang seperti notaris dan bank terkait.

  9. Konsultasi dan Informasi Lanjutan
    Informasi yang ditampilkan di halaman ini bersifat informatif. Untuk detail yang lebih akurat dan terkini, calon pembeli disarankan melakukan konfirmasi langsung melalui tim Properti Studio sebelum mengambil keputusan.


Properti

Urusan Properti. Simpel.

Agen properti profesional dengan spesialisasi digital marketing dan iklan online. Dari mencari hingga menjual, kami membantu pemilik dan calon pembeli properti melewati setiap langkah dengan mudah — karena jual beli properti memang bisa dibikin simpel.

Jalan Sriwijaya 42

Surabaya, Jawa Timur

Indonesia

powered by.

Dikelola oleh Edy Santoso | Agen Galaxy Property · PT Galaxy Putra Prima · Anggota AREBI No. 1239-SP/DPP-AREBI/1/2026 · ID Agen: 005-00016 · Sertifikasi LSP No. BPT 255 00407 2020

@ 2026 Properti Studio. All Right Reserved.

Disclaimer.

  1. Informasi Developer
    Informasi mengenai pengembang disajikan berdasarkan data dan materi resmi yang diperoleh dari pihak developer terkait. Properti Studio berperan sebagai konsultan dan perantara pemasaran, bukan sebagai pihak pengembang atau pemilik proyek.

  2. Lokasi dan Akses Kawasan
    Informasi lokasi, akses jalan, serta fasilitas di sekitar kawasan disampaikan sebagai gambaran umum. Jarak, estimasi waktu tempuh, dan kemudahan akses dapat berbeda tergantung kondisi lalu lintas, rute perjalanan, dan situasi lapangan saat kunjungan.

  3. Fasilitas Kawasan
    Seluruh ilustrasi, render 3D, foto, maupun visual fasilitas kawasan bertujuan sebagai representasi konsep. Realisasi fasilitas mengikuti perencanaan dan ketentuan pengembang serta dapat mengalami penyesuaian dalam proses pembangunan.

  4. Alasan Membeli dan Informasi Pemasaran
    Uraian manfaat, keunggulan kawasan, dan alasan pembelian disusun sebagai informasi pemasaran yang bersifat umum dan tidak dimaksudkan sebagai jaminan hasil investasi, kenaikan nilai, atau keuntungan tertentu di masa depan.

  5. Tipe-Tipe Unit dan Spesifikasi
    Data tipe unit, luas bangunan, luas tanah, jumlah ruangan, serta spesifikasi lainnya mengacu pada informasi awal dari pengembang. Spesifikasi dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan teknis, regulasi, dan ketersediaan unit.

  6. Harga dan Estimasi Cicilan
    Informasi harga mulai dan estimasi cicilan disampaikan sebagai ilustrasi berdasarkan asumsi umum, program pembiayaan tertentu, dan simulasi perbankan. Nilai aktual dapat berbeda tergantung tipe unit, skema pembayaran, suku bunga, tenor, serta kebijakan bank yang berlaku. Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

  7. Program Promosi dan Fasilitas Pembelian
    Seluruh program promosi, subsidi, dan fasilitas pembelian mengikuti syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh pengembang dan/atau mitra perbankan. Ketersediaan program dapat berbeda pada setiap unit, periode, dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

  8. Proses Transaksi dan Legalitas
    Seluruh proses transaksi, termasuk Akta Jual Beli (AJB), balik nama, sertifikasi, dan pengurusan legal lainnya dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan melibatkan pihak berwenang seperti notaris dan bank terkait.

  9. Konsultasi dan Informasi Lanjutan
    Informasi yang ditampilkan di halaman ini bersifat informatif. Untuk detail yang lebih akurat dan terkini, calon pembeli disarankan melakukan konfirmasi langsung melalui tim Properti Studio sebelum mengambil keputusan.


Properti

Urusan Properti. Simpel.

Agen properti profesional dengan spesialisasi digital marketing dan iklan online. Dari mencari hingga menjual, kami membantu pemilik dan calon pembeli properti melewati setiap langkah dengan mudah — karena jual beli properti memang bisa dibikin simpel.

Jalan Sriwijaya 42

Surabaya, Jawa Timur

Indonesia

powered by.

Dikelola oleh Edy Santoso | Agen Galaxy Property · PT Galaxy Putra Prima · Anggota AREBI No. 1239-SP/DPP-AREBI/1/2026 · ID Agen: 005-00016 · Sertifikasi LSP No. BPT 255 00407 2020

@ 2026 Properti Studio. All Right Reserved.